Rabu, 01 April 2015

Alasan Orang Indonesia Menyukai Lagu Pop Mandarin Indonesia.

Apa alasan sebagian masyarakat Indonesia menyukai lagu-lagu lawas berirama Mandarin? Setelah saya melakukan Survey di sosial media, ternyata jawabannya adalah karena lagu pop Mandarin Indonesia iramanya sangat sendu, Melow, dan Melankolis. Apalagi ditambah dengan suara penyanyinya yang sangat merdu seperti Mario dalam judul lagunya di kaset VCD karaoke kompilasi 20 lagu The Best pop Mandarin diantaranya Ling-Ling, Lilian, Amoy, dan lain-lain.

Selain Mario, Yulia Yasmin juga tergolong sebagai penyanyi pop Mandarin Indonesia seperti yang ada dalam kaset VCD karaoke The Best pop Mandarin Indonesia Yulia Yasmin. Judul lagunya antara lain: Dinding Pemisah {sempat dipopulerkan oleh Mery Andani}, Cinta Pertama, Cinta Serba Salah, Getaran Cinta, Moming, Merana, Pusara Cinta, Jangan Sakiti Hatinya, dan lain-lain.

Setelah Yulia Yasmin, kemudian muncul nama Mery Andani di layar televisi milik pemerintah sekitar tahun 1990. Lagu perdananya adalah Dinding Pemisah. Lagu ini sempat menjadi jawara dalam tangga lagu di televisi maupun di radio sekitar tahun 1990. Sebenarnya lagu perdana Mery Andani adalah "Mas Budi, Kamu Kok Loyo?" duet dengan penyanyi pria yang saya lupa namanya. Tapi lagu tersebut bukan kategori lagu Mandarin, melainkan lagu dangdut biasa. Lagu-lagu Mery Andani diantaranya adalah Dinding Pemisah, Prahara Cinta, Marilah Kasih, dan Bunga Cintaku.


Mario Amoy Dan Yulia Yasmin.
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------

Bagi saya Mario Amoy adalah rajanya penyanyi pop Mandarin Indonesia. Kenapa saya memanggilnya Mario Amoy? Karena ia terkenal lewat lagunya yang berjudul Amoy. Sebenarnya saya tidak pernah menonton video klipnya di televisi. Tapi saya mengetahuinya semenjak saya mengenal Youtube di Internet dan di kaset VCD. Sebelum mengenal Youtube, saya hanya mengkoleksi lagu-lagu Mario Amoy dalam bentuk kaset pita atau kaset Tape. Kaset yang pernah saya miliki adalah kaset dalam album Ling-Ling. Dalam satu kaset berisi 40 buah lagu yaitu seri A 20 lagu dan seri B 20 buah lagu. Sama halnya dengan penyanyi Mandarin lainnya yang bernama Yulia Yasmin. Lagu-lagu yang dbawakan Mario Amoy hampir sama dengan lagu- lagu yang dibawakan Yulia Yasmin. Tetapi Yulia Yasmin terkenal lewat lagunya " Janganlah Kau Sakiti Hatinya" Bahkan Mario Amoy dan Yulia Yasmin pernah duet dalam satu album di kaset.

Anis Marsela.
------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Anis Marsela populer pada tahun 1990 di layar televisi dalam acara "Album Minggu" Dia terkenal karena menyanyikan lagu yang pernah dibawakan oleh Mario Amoy yang berjudul Amoy. Tetapi lagu Amoy yang semula Melow kemudian didaur ulang menjadi lagu disko dangdut Mandarin. Kemudian di tahun-tahun berikutnya menyusul lagu-lagu Anis Marsela diantaranya Yang Sayang, Basah Hatiku, Tertipu Cintamu, Abang Sayang, Pusing Lagi, Ayam, dan lain-lain.


Nia Lavenia.
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Nia Lavenia populer lewat lagu Cinta Lahir Bhatin dan Melody Memory. Kalau tidak salah lagu-lagu Nia Lavenia sebagian besar diproduksi oleh Blackboard. Nia Lavenia juga pernah bernyanyi secara bersamaan dengan kawan-kawannya yang berjudul "I Ini Milik You" Selain itu dia juga pernah duet dengan Sahrul Gunawan yang mengambil lagu dari Soundtrack drama Mandarin "White Snake Legend" yang disunting menjadi lagu "Pertemuan Terakhir"